Infografis asli Concerto Academy #2Kenapa tweeter soft dome terasa nyaman?
Bayangkan dua lampu. Lampu putih menyorot semua detail, tapi lama-lama silau. Lampu hangat tetap terang, dan mata betah berjam-jam. Tweeter soft dome adalah lampu hangat itu.
1. Bahannya lembut
Kubahnya dari kain halus seperti sutra, bukan logam. Gerakannya ringan dan lentur, seperti bulu.
2. Cepat diam
Logam cenderung masih "berdenging" setelah nada selesai (garis oranye). Soft dome cepat diam (garis biru), jadi tidak tajam.
3. Pas untuk kabin
Kaca mobil sudah memantulkan treble. Tweeter yang halus membuat suara tetap jernih, tanpa terasa silau.
4. Betah berjam-jam
Telinga tidak cepat lelah, bahkan di perjalanan jauh. Musik tetap enak dinikmati dari awal sampai tiba.
Seluruh tweeter Audio Circle memilih soft dome. Detail tetap utuh, telinga tetap betah berjam-jam.
“Tweeter soft dome itu seperti lampu hangat di ruang tamu. Tetap terang, tapi mata betah berlama-lama.”
Materi Concerto Academy lainnya
Cari partner resmi terdekat? Beli & pasang produk resmi Concerto Audio Indonesia di partner resmi di kota Anda.
Partner resmi per kota ›